Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad memandang keberadaan Danantara bisa menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi baru melalui investasi dan pengelolaan aset negara.
"Dengan adanya Danantara sebagai sovereign wealth fund, kita harapkan bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru yang berkualitas," ujarnya yang ditemui sebelum mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 yang mencapai 5,29 persen mencerminkan dampak sejumlah program prioritas nasional terhadap pertumbuhan ekonomi.
Kamrussamad pun mengharapkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Sebab, setiap pertumbuhan ekonomi satu persen diperkirakan dapat membuka lebih dari 900 ribu lapangan kerja baru, sehingga pemerintah perlu menjelaskan sektor mana saja yang menjadi sumber penciptaan pekerjaan.
"Berdasarkan rumus para ahli ekonomi kita, mengatakan setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen membuka 900 ribu lebih lapangan kerja baru," ujarnya.
Kamrussamad juga berharap penyediaan lapangan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Pasal 27 ayat (2) UUD 1945.
"Yang kita tunggu juga adalah penegasan kembali terhadap komitmen Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar, bahwa tiap warga negara berhak atas penghidupan yang layak dan pekerjaan yang layak untuk kemanusiaan," katanya.
Kamrussamad mengatakan komitmen tersebut perlu diterjemahkan dalam strategi pembangunan nasional, terutama melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan mampu menciptakan lapangan kerja.
Pada Jumat ini, digelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026, yang salah agendanya Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·